• Rabu, 21 Oktober 2026

Pemprov Jabar Dorong Ekspor Kawasan Rebana dan Kawal Percepatan Akses Tol Patimban

Pemprov Jabar Dorong Ekspor Kawasan Rebana dan Kawal Percepatan Akses Tol Patimban Pemprov Jabar Dorong Ekspor Kawasan Rebana dan Kawal Percepatan Akses Tol Patimban. Humas Jabar

Bandung,TarungNews.com - Komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) untuk memperkuat infrastruktur dan konektivitas guna mendukung kelancaran ekspor berbagai komoditas industri asal Jabar.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengatakan bahwa pembangunan akses menuju Pelabuhan Patimban menjadi prioritas agar arus logistik industri dari kawasan timur dan utara Jabar semakin efisien.

“Akses ke Patimban akan kita genjot dalam waktu tidak terlalu lama. Akses tol terkoneksi dan di sini sudah ada bandara dan Pemda Provinsi Jabar sudah sangat serius dalam menata industrialisasi di Jabar,” tegas Dedi Mulyadi pria yang akrab di sapa KDM, Senin, 17 November 2025.

KDM mengatakan konektivitas yang baik merupakan fondasi utama agar aktivitas ekspor dari Jabar berjalan optimal. Untuk dia berharap kegiatan ekspor berjalan lancar. Mulai dari pelabuhan hingga ke pelanggan di negara tujuan.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/18751/gubernur-dedi-mulyadi-berencana-merubah-gerbang-tol-di-jabar-sesuai-desain-budaya-lokal.html

Aktivitas ekspor, katanya, akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan daerah yang kemudian dikembalikan untuk pelayanan publik dan pengembangan industrialisasi.

“Saya ucapkan terima kasih, sukses, dari ekspor akan dapat pajak, kemudian dari pajak lahir untuk industrialisasi kembali lagi untuk pelayanan publik,” ujar KDM.

Sebelumnya, KDM melepas ekspor perdana sepatu On Cloud Running produksi PT Home Well Indonesia di Kawasan Industri KIEM, Kabupaten Majalengka, Jumat, 14 November 2025.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/18750/kdm-penunjukan-plt-dirut-bank-bjb-sudah-di-putuskan.html

KDM menegaskan komitmen Pemprov Jabar untuk mempercepat kemudahan investasi dan memperkuat industrialisasi daerah.

KDM juga mengatakan sejumlah persoalan dasar yang dihadapi pelaku industri, termasuk terkait pertanahan, akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Saya tahu problem di sini adalah masalah tanah, dan kita akan urus itu,” ujarnya.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/18743/kejar-target-nasional-pemprov-jabar-tawarkan-104-proyek-investasi-sebesar-rp18629-triliun-di-wjis-2025.html

KDM menyampaikan bahwa infrastruktur di Kawasan Rebana terus berkembang dan berada pada jalur yang tepat untuk mendukung kegiatan industri dan ekspor.

“Infrastrukturnya bisa dilihat, jalannya lebar dan berkualitas tinggi. Akses ke Patimban akan kita percepat. Konektivitas tol sudah terhubung, dan di sini sudah ada bandara. Pemdaprov Jabar sangat serius menata industrialisasi,” tutur KDM.

Menurutnya, pemerintah saat ini mempercepat berbagai regulasi yang berkaitan dengan investasi, termasuk penanganan hambatan teknis di lapangan.

“Hari ini seluruh regulasi dipercepat. Pemerintah turun sampai tingkat teknis. Saya memahami keluhan dunia industri, termasuk antrian kontainer yang panjang,” katanya.

KDM juga mengungkapkan pengalamannya sebagai mantan bupati yang mendorong investasi dan mantan sekretaris serikat pekerja. Pengalaman tersebut, kata dia, membuatnya memahami kebutuhan industri maupun pekerja.

Ekspor perdana ini ditujukan ke enam negara, yaitu Australia, Belgia, Brasil, Luksemburg, Inggris, dan Amerika Serikat. Pada pengiriman hari ini, sebanyak 6.400 pasang sepatu atau satu kontainer 40 HC dikirim ke Amerika Serikat dengan nilai ekspor mencapai US$95.406.

Red,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar