Semarang,TarungNews.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melakukan langkah-langkah cepat dalam menangani banjir di sejumlah Provinsi Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat pulih.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemulihan akses dasar menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana, “percepatan penyelesaian infrastruktur menjadi prioritas agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam mengurangi risiko banjir,” kata Menteri Dody.
Pada kesempatan tersebut, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono, yang hadir mendampingi Kunker Reses Komisi V DPR RI menyatakan bahwa penanganan banjir di sejumlah wilayah Jawa Tengah, termasuk kawasan Tawang dan sekitarnya,” ditargetkan tuntas konstruksi pada 2028 dan diharapkan kawasan terdampak dapat lebih kering pada 2029,” katanya Triono saat mendampingi pada saat Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI di Semarang, Prov. Jawa Tengah.
“Kementerian PU telah menugaskan Plt. Direktur Sungai dan Pantai untuk menyusun kajian yang komprehensif master plan penanganan sungai yang berdampak langsung pada jalur strategis di Jawa Tengah,” jelas Triono.
Sementara itu Plt. Direktur Sungai dan Pantai, Mochammad Dian Alma'ruf, menjelaskan bahwa penanganan banjir di Prov. Jawa Tengah dibagi dalam tiga tahap.
Untuk jangka pendek Kementerian PU fokus pada normalisasi sungai yang berpotensi meluap serta mitigasi titik rawan jelang mudik. Sedangkan untuk jangka menengah mencakup penanganan Sungai Sringin, Tenggang, Babon, kawasan Sayung, dan Pantai Rembang sebagai bagian dari pengendalian rob. “Untuk Sungai Tuntang di Grobogan, disiapkan penanganan permanen berupa
peninggian dan perkuatan tanggul dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp60 miliar,” jelas Dian.
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus yang memimpin langsung Kunker Reses Komisi V DPR RI ke Kota Semarang berharap Kementerian PU dapat menyelesaikan permasalahan banjir di Jawa Tengah secara bertahap dan terukur agar tidak terus menjadi beban bagi masyarakat.
Melalui sinergi pusat dan daerah, Kementerian PU berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur serta percepatan pengendalian banjir guna mendukung keselamatan, kelancaran mobilitas, dan ketahanan kawasan di Provinsi Jawa Tengah.
Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum
Red,tarungnews.com