• Rabu, 21 Oktober 2026

Polda Jabar Ajak Masyarakat Berani Laporkan Tindak Kekerasan

Polda Jabar Ajak Masyarakat Berani Laporkan Tindak Kekerasan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H. DOK Humas

Bandung,TarungNews.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mencegah aksi perundungan (bullying) terhadap anak, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun area pergaulan sehari-hari.

Langkah kolaboratif ini dinilai sangat penting untuk menciptakan lingkungan tumbuh kembang anak yang aman, nyaman, dan ramah tanpa diiringi rasa takut atau intimidasi.

Kepolisian menekankan bahwa perilaku perundungan tidak dapat dikategorikan sebagai sekadar candaan biasa. Tindakan kekerasan verbal maupun fisik tersebut dapat membawa dampak negatif yang signifikan bagi korban, mulai dari cedera fisik, penurunan kepercayaan diri, trauma psikologis mendalam, hingga ancaman keselamatan jiwa anak.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/hukum/20901/kapolda-jabar-baru-irjen-pol-hengki-tegaskan-penegakan-hukum-harus-adil-dan-transparan.html

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., mengajak orang tua, tenaga pendidik, siswa, pengelola sekolah, serta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan tidak membiarkan tindak perundungan terus terjadi.

“Perundungan bukan candaan. Setiap anak berhak tumbuh, belajar, dan bermain dengan aman tanpa rasa takut. Karena itu, kita semua memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk melindungi anak dari segala bentuk perundungan,” kata Kabid Humas Polda Jabar, Sabtu (17/10/2026).

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/hukum/20846/tongkat-estafet-kepemimpinan-polri-beralih-ke-jenderal-polisi-suyudi-ario-seto-.html

Kabid Humas menekankan krusialnya kepekaan orang tua dan guru dalam mengamati setiap perubahan emosional maupun perilaku anak, serta menyediakan ruang komunikasi yang aman agar anak berani menyampaikan keluhan.

Polda Jabar juga mendorong pihak sekolah untuk menyediakan kanal pengaduan yang responsif dan rahasia, menindaklanjuti setiap laporan secara terukur, serta membangun ekosistem pendidikan yang bebas dari aksi kekerasan.

“Jangan diam ketika melihat perundungan. Dengarkan anak, berikan dukungan kepada korban, dan segera laporkan apabila menemukan tindakan tersebut. Satu kepedulian, satu laporan, dan satu tindakan nyata dapat membantu menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.

Melalui sinergi yang kuat antara masyarakat, satuan pendidikan, dan aparat kepolisian, Polda Jabar berharap dapat mewujudkan wilayah Jawa Barat yang aman dan inklusif bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

089,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar