Jakarta,TarungNews.com - Ilham Akbar Habibie memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (3/9/2025). Ilham hadir sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (bank bjb).
“Ini sebagai saksi ya, saksi untuk perkara bank bjb, itu saja yang saya tahu,” kata Ilham di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Ilham mengatakan, kehadirannya sebagai bentuk tanggung jawab warga negara. Namun, ia enggan memerinci lebih jauh soal materi pemeriksaan. “Sebagai warga negara yang baik, kalau dipanggil harus hadir,” ujar Ilham.
Sebelumnya, KPK mengatakan salah satu barang bukti dalam kasus ini adalah mobil Mercedes Benz 280 SL atas nama BJ Habibie, yang diketahui pernah dijual Ilham Habibie kepada mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Mobil tersebut kini disita penyidik.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan pemanggilan Ilham Habibie bertujuan menelusuri aliran dana non-bujeter yang dikelola bank bjb. “Keterangan IAH sangat dibutuhkan untuk membantu penyidik melacak aliran dana dan konstruksi perkara,” ujar Budi.
Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, Ahmadi akan dimintai keterangan soal hasil audit bank bjb yang dinilai janggal.
Menurut Asep, saat menjabat auditor, Ahmadi melakukan audit terhadap bank bjb. Namun, penyidik KPK menemukan sejumlah kejanggalan dalam laporan audit tersebut. "Ada beberapa temuan yang kemudian berbeda atau berkurang. Kami sedang dalami apakah perbedaan ini karena proses tindak lanjut atau ada hal lain," jelasnya.
Kasus ini bermula dari temuan BPK terkait dugaan penyimpangan dana pengadaan iklan di bank bjb sebesar Rp 28 miliar. Dalam laporan Maret 2024, bank bjb mengalokasikan Rp 341 miliar untuk belanja iklan melalui enam agensi perantara. Nilai yang diterima media disebut jauh lebih kecil dibanding anggaran yang disediakan.
Penyidik KPK telah memeriksa juga Kepala Sub Bagian Sekretariat Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (Kasubagset BPK RI) Yochie Tria Putra. KPK memeriksa Yochie terkait dugaan korupsi pengadaan iklan di bank bjb.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan Yochie diperiksa untuk didalami terkait audit yang dilakukan di bank bjb. Sebab KPK mendapati temuan-temuan dari hasil audit yang telah dilakukan.
“Hasil auditnya, kan dilakukan audit di bank bjb. Ada temuan-temuan, kemudian temuannya menjadi apa namanya, berkurang,” kata Asep Guntur Jumat (1/8/2025).
Asep mengatakan hasil audit tidak boleh dikurangi atau ditambah. KPK belum bisa memerinci item dalam temuan audit bank bjb yang tiba-tiba berubah, saat ini. “Itu yang sedang kita pastikan, yang jelas jadi berkurang,” ujar Asep.
KPK meyakini ada kongkalikong tertentu atas pengurangan hasil audit di bjb. Pendalaman dilakukan penyidik dengan memeriksa sejumlah saksi.
“Itu yang sedang kita pastikan. Apakah terjadi pengurangannya itu dikurangi, atau berkurang?” tegas Asep.
Red,tarungnews.com