• Rabu, 21 Oktober 2026

KDM: Biaya Pendidikan Siswa yang Masuk Sekolah Swasta Akan Ditanggung Pemprov Jabar

KDM: Biaya Pendidikan Siswa yang Masuk Sekolah Swasta Akan Ditanggung Pemprov Jabar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Ist)

Kota Bandung,TarungNews.com - Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 menunjukkan adanya ketimpangan besar, disinyalir sekitar 77 ribu siswa diprediksi tidak akan tertampung di sekolah negeri.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan akan menjamin masalah tersebut negara akan hadir dengan menanggung biaya pendidikan mereka melalui kerja sama dengan sekolah swasta. Langkah ini diambil agar hak pendidikan anak-anak di Jabar tetap terpenuhi.

Dedi Mulyadi Gubernur yang akrab di sapa KDM, mengatakan bahwa seluruh biaya pendidikan siswa yang masuk ke sekolah swasta mitra pemerintah akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Barat mulai tahun ajaran 2026/2027.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/20102/ortu-murid-ngamuk-karena-anak-tak-lolos-sekolah-negeri-kdm-pemerintah-harus-bersedia-menerima-emosi-apa-pun-dari-warganya.html

"Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta. Dan sekolah swasta yang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, siswa yang bersekolah di situ terhitung tahun ajaran 2026-2027 biayanya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat," tegas KDM, Sabtu (13/6/2026).

Menurut KDM, melalui kebijakan tersebut, orang tua tidak lagi dibebani biaya pendidikan bagi anak yang masuk ke sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah. "Orang tua tidak perlu mengeluarkan uang lagi," ucap KDM.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/20093/buntut-kisruh-dan-banyaknya-keluhan-terkait-spmb-2026-kdm-copot-kepala-tikomdik-disdik-jabar.html

KDM juga menjelaskan, tidak semua sekolah swasta akan masuk dalam skema pembiayaan tersebut. Pemerintah akan melakukan seleksi dengan mempertimbangkan standar serta kemampuan anggaran daerah.

"Itu tidak termasuk sekolah swasta favorit yang mahal. Kan ada tuh sekolah swasta yang SPP-nya jutaan rupiah. Kita nggak mungkin tanggung biayanya," kata KDM.

KDM menjelaskan bantuan pembiayaan hanya diberikan kepada calon murid yang telah mengikuti proses PCMB, pihak otoritas telah memberikan kesempatan yang cukup bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran, termasuk memperpanjang masa pelaksanaan PCMB akibat berbagai kendala teknis.

"Jadi dengan catatan kami akan tanggung biaya sekolah swasta bagi siswa yang sudah terdaftar di PCMB. Sudah kami beri kesempatan untuk daftar di PCMB sebagai pemetaan terkait pembiayaannya. Bahkan sudah kami perpanjang masa PCMB," jelas KDM

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/pendidikan/20120/disdik-jabar-siapkan-solusi-bagi-calon-murid-yang-belum-tertampung-di-sekolah-negeri.html

Seperti diketahui sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kendala akses yang terjadi pada laman sistem Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) saat pengumuman hasil pemetaan.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Purwanto menjelaskan, bahwa gangguan akses tersebut terjadi akibat tingginya antusiasme masyarakat yang mengakses sistem secara bersamaan, ditambah proses optimalisasi fitur pengumuman untuk memastikan data ditampilkan secara akurat dan presisi.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pendidikan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para orang tua dan calon murid baru dalam mengakses pengumuman hasil PCMB," ujar Kadisdik Jabar Purwanto dalam Konferensi Pers Pengumuman Hasil PCMB 2026, Sabtu (13/6/2026) malam.

035,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar