• Rabu, 21 Oktober 2026

Kementerian Pertanian, Pastikan Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kementerian Pertanian, Pastikan Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono. DOK Kemetan

Jakarta,TarungNews.com – Pemerintah memalui Kementerian Pertanian (Kementan) akan segera memulihkan lahan pertanian yang terdampak bencana banjir di tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pernyataan tersebut di ungkapkan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono. Sudaryono mengatakan, bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah tanggap darurat sekaligus program rehabilitasi agar petani bisa segera kembali berproduksi.

“Kita sangat berduka dengan bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra. Tetapi yakinlah bahwa pemerintah itu gercep. Tugas kita di Kementan adalah merehabilitasi lahan-lahan pertanian dan memastikan petani tidak boleh dirugikan. Kemudian mereka mendapatkan bantuan yang semestinya, tanah mereka kemudian diolah lagi, mereka bisa tanam dan panen lagi, dan mereka dapat melanjutkan hidupnya lagi,” kata Sudaryono usai menghadiri Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Rabu (10/12/2025).

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/18898/presiden-prabowo-tinjau-pengerjaan-jembatan-bailey-teupin-mane-di-bireuen-provinsi-aceh.html

Sudaryono menegaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, berbagai bantuan dikerahkan untuk memulihkan pertanian di wilayah terdampak bencana. Bantuan itu tidak hanya komoditas padi, tetapi juga pada komoditas pertanian lainnya.

“Sesuai dengan instruksi Presiden waktu kunjungan ke sana bahwa petani tidak boleh khawatir. Benih, alat mesin pertanian, bahkan KUR kalau ada pinjaman, dan lain-lain, pemerintah cover itu semua. Termasuk komoditas lain, jagung, termasuk ternak ya,” ujar Sudaryono yang juga merupakan anak petani asal Grobogan, Jawa Tengah.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/18856/presiden-prabowo-prioritaskan-bantuan-bencana-ke-wilayah-terisolir.html

Sudaryono juga menjelaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah menangani lahan yang rusak parah akibat banjir. Ia mengungkapkan bahwa sekitar 40 ribu hektare lahan pertanian terdampak banjir di tiga provinsi.

“Data sementara menunjukkan sekitar 40 ribu hektare lahan terdampak banjir di tiga provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah itu, yang mengalami puso sekitar 4.500-5.000 hektare. Yang jelas kita hitung mana yang terdampak, khususnya puso yang paling prioritas karena petani sudah mau panen tetapi gagal panen. Itu harus kita tangani,” kata Sudaryono.

Oleh karena itu, jajaran Kementan telah dikerahkan untuk memastikan bantuan dan program rehabilitasi dapat berjalan optimal di lapangan.

”Tentu saja akan kita cek terus, kita betul-betul mendayagunakan jajaran, baik penyuluh tentunya bersama Dinas Pertanian,” tutup Sudaryono.

Red,tarungnews.com

 

 

Bagikan melalui:

Komentar