Kota Bandung,TarungNews.com - Ambruknya jembatan di daerah Cijurey, Kecamatan Bantarujeg, Kabupaten Majalengka yang sempat viral di medsos di respons cepat oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Jembatan Cijurey yang menjadi penghubung jalur Cimanggu-Cicurug-Ciranca-Bantarujeg itu dilaporkan ambruk setelah diterjang hujan deras pada Senin malam, 23 Maret 2026. Kerusakan yang di timbulkan menyebabkan terganggunya mobilitas serta aktivitas ekonomi warga masyarakat di kawasan tersebut.
Dedi Mulyadi pria yang akrab di sapa KDM mengungkapkan, secara administratif, perbaikan jembatan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Majalengka. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala serius dalam penanganan cepat.
Di mana pos belanja tidak terduga (BTT) Kabupaten Majalengka, tinggal menyisakan Rp2 miliar. Sementara kebutuhan perbaikan jembatan tersebut diperkirakan sekitar Rp7 miliar.
"Tetapi dana BTT-nya tinggal Rp2 miliar lagi. Sedangkan kebutuhan jembatan itu kurang lebih Rp7 miliar," ujar KDM Jumat 27 Maret 2026.
Menyikapi kondisi tersebut, KDM langsung mengambil langkah taktis dengan menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan perhitungan kebutuhan anggaran dan skema penanganan.
"Hari ini juga PU (DBMPR) Provinsi Jawa Barat akan segera turun ke lapangan, untuk menghitung besaran biaya yang diperlukan dan kami akan melakukan langkah-langkah penanganan, hingga jembatan ini kembali normal dan bisa digunakan oleh warga," tegas KDM.
Komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memastikan infrastruktur vital tetap berfungsi, terutama yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, dan perekonomian warga meskipun berada di luar kewenangan utama pemprov Jabar tetapi di respons positif oleh Gubernur KDM.
tarungnews.com