• Rabu, 21 Oktober 2026

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Kertanegara, Bahas Perkembangan Investasi di Indonesia

Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Kertanegara, Bahas Perkembangan Investasi di Indonesia Presiden Prabowo memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, pada Minggu, 14 Juni 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Jakarta,TarungNews.com - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Minggu, 14 Juni 2026. Pertemuan tersebut digelar khusus untuk mengevaluasi hasil kunjungan kerja ke berbagai negara, yang mencatatkan lonjakan drastis pada angka kepercayaan internasional serta tingginya minat investasi asing ke tanah air.

Presiden Prabowo juga menginstruksikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani untuk menyampaikan secara terbuka kepada publik berbagai data positif terkait perkembangan investasi di Indonesia.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/20035/presiden-prabowo-pancasila-sebagai-fondasi-pembangunan-ekonomi-nasional-yang-adil-dan-sejahtera.html

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani mengenai hasil kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.

Berdasarkan laporan tersebut, terdapat fakta dan data yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia. Kepercayaan tersebut tercermin dari tingginya minat investor global dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional.

“Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional,” ujar Seskab Teddy.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/19946/presiden-prabowo-ekonomi-pancasila-harus-berpihak-pada-rakyat-sebagai-landasan-pembangunan-nasional.html

Menindaklanjuti laporan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penyampaian informasi yang transparan kepada masyarakat. Kepala Negara menilai publik perlu memperoleh gambaran yang utuh dan berbasis fakta mengenai kondisi investasi nasional serta prospek ekonomi Indonesia ke depan.

“Presiden juga memerintahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani agar data positif tersebut disampaikan kepada publik secara terbuka pada besok siang, Senin, 15 Juni 2026, di Istana Merdeka, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat,” ujar Seskab Teddy.

Rapat terbatas di Kertanegara ini juga dihadiri oleh jajaran menteri dan kepala badan strategis lainnya. Di antaranya Rosan Roeslani Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

030,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar