• Rabu, 21 Oktober 2026

Sudaryono Resmi Menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Gantikan Nanik Deyang

Sudaryono Resmi Menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Gantikan Nanik Deyang Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. (Istimewa)

Jakarta,TarungNews.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026. Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru di BGN dalam mengemban tugas untuk memperkuat pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Pengangkatan Sudaryono didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional. Pada kesempatan tersebut.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo, mengatakan Sudaryono dipilih karena sejak awal mengikuti program MBG sejak masih berbentuk konsep hingga dilahirkan.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/20084/presiden-prabowo-lantik-kepala-dan-wakil-kepala-bgn-baru-serta-penasihat-khusus-presiden-.html

"Badan Gizi Nasional yang kegiatannya memberikan Makan Bergizi Gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian karena bagaimanapun juga, sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan Makan Bergizi Gratis itu di-support dan ditopang dalam ekosistem oleh Kementerian Pertanian," kata Prasetyo,

Sebelumnya Nanik Sudaryati Deyang mundur dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). "Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026) saya berangkat," kata Nanik dalam status di akun Facebook-nya.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/20039/presiden-praboro-resmi-berhentikan-kepala-bgn-dadan-hindayana-digantikan-oleh-nanik-sudaryati-deyang-.html

Nanik mengungkap alasannya mundur terkait masalah kesehatan. Ia pun pamit kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan di luar negeri.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui," tulisnya.

Meski direstui mundur oleh Prabowo, Nanik mengaku diminta tetap ikut mengawasi BGN.

"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas, di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya (kalau mencereweti kayaknya masih bisa, yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut," tulisnya.

049,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar