• Rabu, 21 Oktober 2026

Pekan Kebudayaan Daerah Jawa Barat 2025 Perkuat Kota Cirebon sebagai Simbol Akulturasi dan Toleransi

Pekan Kebudayaan Daerah Jawa Barat 2025 Perkuat Kota Cirebon sebagai Simbol Akulturasi dan Toleransi Pekan Kebudayaan Daerah Jawa Barat 2025 Perkuat Kota Cirebon sebagai Simbol Akulturasi dan Toleransi. (Ist)

Cirebon.TarungNews.com - Kemeriahan Puncak Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Jawa Barat Tahun 2025 yang digelar di Alun-alun Sangkala Buana, Keraton Kasepuhan Cirebon, dari 12 sampai 14 Desenber 2025. Berbagai ragam kebudayaan khas jawa barat ikut memeriahkan acara tersebut.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa Alun-alun Sangkala Buana menjadi ruang perjumpaan sejarah dan akulturasi, tempat berbagai nilai dan tradisi bertemu dan hidup berdampingan.

“Kawasan ini bukan hanya simbol kejayaan masa lalu, tetapi juga fondasi kuat bagi tumbuhnya kebudayaan Cirebon yang terbuka dan inklusif,” ujar Effendi.

Menurut Wali Kota, Pemerintah Kota Cirebon terus mendorong agar berbagai agenda kebudayaan tingkat provinsi maupun nasional dapat diselenggarakan di Kota Cirebon.

Termasuk dalam penyelenggaraan Festival Seni Media yang digelar di Kompleks Gedung Pelabuhan PT Pelindo, berlangsung selama enam hari dan berhasil menarik lebih dari 29 ribu pengunjung beberapa waktu lalu.

“Ini membuktikan keseriusan Kota Cirebon dalam membangkitkan kembali seni dan budayanya,” kata Effendi.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menyatakan bahwa PKD menjadi ruang ekspresi penting bagi para seniman dan budayawan untuk menampilkan karya terbaiknya. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda agar semakin mencintai dan melestarikan budaya daerahnya sendiri.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menegaskan bahwa budaya lokal mampu tumbuh dan berkembang seiring perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” ujarnya.

Herman juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung pelestarian kebudayaan melalui kebijakan, pembinaan, serta fasilitasi ruang-ruang kreatif.

 “Semoga kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas budaya di Jawa Barat,” tegas Herman.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menjaga dan mengimplementasikan keberagaman budaya di Jabar.

“Kegiatan ini menjadi agenda tahunan kami untuk membangun harmonisasi budaya sekaligus mendukung program pariwisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara,” ujar Sofyan, Senin (15/12/2025).

Red,tarungnews.com

Bagikan melalui:

Komentar