• Rabu, 21 Oktober 2026

Menteri LH Hanif Faisol, Minta Pengelola TPA Jabodetabek Lakukan Capping, Tekan Pencemaran Mikroplastik

Menteri LH Hanif Faisol, Minta Pengelola TPA Jabodetabek Lakukan Capping, Tekan Pencemaran Mikroplastik Menteri LH Hanif Faisol, Minta Pengelola TPA Jabodetabek Lakukan Capping, Tekan Pencemaran Mikroplasti. (Istimewa)

Jakarta,TarungNews.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, meminta pengelola Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) se-Jabodetabek, melakukan "capping" (menutup sampah agar tidak mencemari lingkungan sekitar) termasuk menyebarkan mikroplastik.

"Saya akan memberikan waktu kepada semua pengelola TPA di Jabodetabek. Untuk segera memenuhi arahan dari menteri, segera melakukan "capping" terhadap open dumping-nya," ujar Menteri Hanif.

Hanif menyatakan hal ini saat meninjau ulang TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang. Pasalnya, TPA Jatiwaringin salah satu lokasi yang mendapat sanksi dari Kementerian LH.

"Namun, saat ini saya menyampaikan apresiasi langkah pemerintah daerah (pemda) setempat yang sudah melakukan "capping" tumpukan sampah di TPA open dumping. Karena, lokasi ini sempat membuat saya murka dimana saat saya sidak terjadi kebakaran," jelasnya.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/lingkungan/18578/refleksi-satu-tahun-kinerja-klhbplh-2025-menteri-hanif-ungkap-capaian-penanganan-krisis-sampah-nasional.html

Hanif juga mengatakan langkah "capping" ini diperlukan, termasuk untuk menekan mikroplastik menyebar ke lingkungan. Pada akhirnya bisa berakhir masuk ke tubuh manusia yang dapat menyebabkan beragam masalah kesehatan.

Menurut Hanif, data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). Dimana jumlah sampah plastik menempati posisi kedua sebesar 19,52 persen dari total timbulan sampah nasional 34,9 juta ton yang dilaporkan pada 2024.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/lingkungan/18026/setelah-mantau-lewat-udara-menteri-lh-minta-kasus-karhutla-diusut-tuntas.html

"Capping perlu dilakukan sembari menunggu proses penyelesaian TPA open dumping yang banyak ditemukan di berbagai wilayah. Capping bertujuan menghindari air hujan masuk ke sampah tercampur," jelasnya.

Ia mengatakan sehingga, menghasilkan lindi yang mencemari lingkungan, mencegah sampah berhamburan akibat tertiup angin. Serta mengontrol pelepasan gas metana dari tumpukan sampah.

"Ini mikroplastiknya kalau tidak diginiin, akan jatuh ke air, larut sampai ke tempat kita. Kalau tidak seperti itu dia akan ke udara atau ke tanah dan semua bisa terjadi ke kita, jadi kita harus cegah sebisanya," pungkas Hanif.

Red,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar