• Rabu, 21 Oktober 2026

KDM Tegas Akan Menutup Tambang di Parung Panjang Bogor

KDM Tegas Akan Menutup Tambang di Parung Panjang Bogor Aksi mogok sejumlah sopir truk tambang terkait jam operasional. Mereka menghentikan kendaraan selama berjam-jam di Jalan Legok, Kabupaten Tangerang-Parung Panjang sehingga lalu lintas tidak bergerak. (Istimewa)

Bandung,TarungNews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi pengusaha tambang yang mengabaikan aturan jam operasional angkutan dan kerusakan jalan di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Dikutip di medsos pribadinya (20/9) Dedi Mulyadi yang akrab di sapa KDM mengatakan pihaknya terus memantau apa yang terjadi di Parung Panjang. Melihat dampak yang ditimbulkan, dia mengancam akan menutup perusahaan tambang baik sementara maupun permanen jika perusahaan tidak berbenah.

"Karena saudara saudara tidak menaati apa yang menjadi ketentuan pemerintah, abai terhadap lingkungan, memberikan dampak negatif bagi kepentingan masyarakat, hanya mementingkan kepentingan usahanya saja, maka saya tegaskan bahwa Pemprov Jabar tidak akan segan-segan untuk mengambil tindakan," tegas KDM.

Ia menilai, truk-truk tambang besar yang beroperasi sembarangan telah menimbulkan keresahan masyarakat.

KDM menambahkan sebagian jalan yang ada di bawah kewenangan provinsi telah diperbaiki dengan anggaran yang cukup besar, dikhawatirkan kembali rusak.

"Bagi saya enggak ada toleransi lagi. Kalau tidak mau berubah sikap pengusahanya, cenderung hanya mementingkan dirinya sendiri, kepentingannya sendiri, tidak memperhatikan aspek-aspek ketertiban, keamanan, keselamatan orang lain, akan saya tutup," ujar KDM.

Daerah Parung Panjang kemarin lalu diramaikan aksi mogok sejumlah sopir truk tambang terkait jam operasional. Mereka menghentikan kendaraan selama berjam-jam di Jalan Legok, Kabupaten Tangerang-Parung Panjang sehingga lalu lintas tidak bergerak.

Red,tarungnews.com

 

 

Bagikan melalui:

Komentar