Bandung,TarungNews.com - Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Barat Asep Sukmana memastikan MTQ Jawa Barat tetap diselenggarakan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyelenggarakan secara langsung acara tersebut setelah Pemerintah Kabupaten Garut undur diri sebagai penyelenggara.
MTQ Jabar akan digelar pada awal 2027. Pembukaan acara berlangsung di Gedung Sate dan ditutup di Masjid Al-Jabbar.
Asep mengapresiasi langkah Pemprov Jabar yang bersedia menyelenggarakan MTQ Jabar karena acara tersebut menjadi sarana untuk meningkatkan minat generasi muda dalam membaca dan menghayati Al-Quran. MTQ juga menjadi media dakwah Islam yang mempererat rasa persaudaraan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar yang telah bersedia menjadi tuan rumah MTQ Jabar," ucap Asep, dikutip Senin (3/8/2026).
Informasi terkait kepastian pelaksanaan MTQ Jabar telah disebarkan kepada Ketua LPTQ kabupaten/ kota se-Jawa Barat pada 2 Agustus 2026.
Sebelunya diberitakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan mengambilalih pelaksanaan MTQ Jabar 2026 setelah Pemerintah Kabupaten Garut mengundurkan diri sebagai tuan rumah acara tersebut.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menuturkan, Pemprov Jabar memahami kondisi APBD Pemkab Garut yang terbatas sehingga tidak dapat melaksanakan MTQ Jabar 2026. Oleh karena itu, Pemprov Jabar memutuskan menjadi tuan rumah MTQ Jabar 2026 yang akan dilaksanakan pada Januari 2027.
"Tuan rumahnya langsung Pemprov Jabar. Pembukaannya di halaman Gedung Sate. Penutupannya di Masjid Al Jabbar," ucap Dedi Mulyadi Gubernur yang akrab di sapa KDM, Minggu (2/8/2026).
KDM memahami kondisi keuangan Pemkab Garut. Ia pun memastikan Pemprov Jabar menjadi tuan rumah MTQ Jabar.
KDM berharap agar penyelenggaraan MTQ berlangsung secara jujur, termasuk pada tahap penjurian. Hal itu karena acara ini menjadi momentum menyebarkan syiar Islam dan mengajarkan nilai-nilai Al-Quran.
067,tarungnews.com