• Rabu, 21 Oktober 2026

KDM Sebut Proses Pembangunan Gapura Candi Bentar Dikerjakan Oleh Arsitektur yang Handal

KDM Sebut Proses  Pembangunan Gapura Candi Bentar Dikerjakan Oleh Arsitektur yang Handal Pembangunan ulang pagar Gedung Sate sedang menarik perhatian masyarakat. Gerbang atau pagar Kantor Gubernur Jabar itu bakal diganti dengan konsep arsitektur bernama Gapura Candi Bentar. (Ist)

Kota Bandung,TarungNews.com - Pembangunan ulang pagar Gedung Sate sedang menarik perhatian masyarakat. Gerbang atau pagar Kantor Gubernur Jabar itu bakal diganti dengan konsep arsitektur bernama Gapura Candi Bentar.

Renovasi pagar ini tetap mempertahankan struktur asli gedung peninggalan masa pemerintahan Belanda tersebut, proses renovasi masih terus dilakukan, namun sebagian besar gapura itu sudah terlihat dicat berwarna cokelat bata.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi buka suara soal perdebatan netizen di dunia maya. Ia memastikan, pembangunan ulang pagar Gedung Sate menjadi Gapura Candi Bentar sudah dilakukan dengan proses perencanaan bersama arsitektur yang handal.

"Jangan ngikutin netizen. Kita ngikutin arsitek, gitu loh. Kalau ngikutin netizen, enggak akan selesai-selesai, nanti ada banyak versinya," ujar Dedi Mulyadi pria yang akrab di sapa KDM, Jumat (21/11/2025).

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/18777/kdm-sebut-tren-kunjungan-wisata-ke-jabar-semakin-meningkat-pasca-larangan-study-tour-sekolah-.html

KDM menjelaskan, pembangunan Gapura Candi Bentar bukan datang secara sembarangan. Secara pribadi, pihaknya mengaku telah mematangkan konsep gapura itu untuk menyempurnakan tata ruang-ruang gedung bersejarah.

"Tapi banyak netizen juga yang memuji, kok. Enggak ada masalah. Kita ikutin arsitek yang ahli di bidang penataan ruang, terutama untuk membangun, menata, menyempurnakan ruang-ruang gedung yang bersejarah," tegas KDM.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah melakukan renovasi pada gerbang utama Gedung Sate dengan desain menyerupai candi. Proyek tersebut menelan biaya yang cukup besar, yakni sekitar Rp 3,9 miliar.

Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Jawa Barat, Adi Komar, membenarkan bahwa revitalisasi gapura dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat karakter visual Gedung Sate.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/18764/pemprov-jabar-dorong-ekspor-kawasan-rebana-dan-kawal-percepatan-akses-tol-patimban.html

"Memang secara umum kota pemerintah terus berbenah kaitan dengan lingkungan dan sarana prasarana di Gedung Sate karena sebagai ikon Jawa Barat dan perlu representasi visual yang lebih kuat terkait kekhasan Jawa Barat," ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi infrastruktur pagar Gedung Sate memang sudah lama tidak diperbarui. Beberapa bagian bahkan mengalami kerusakan menyusul sejumlah aksi unjuk rasa dalam beberapa waktu ke belakang.

"Beberapa kali kemarin ada aktivitas unjuk rasa yang memang saat itu berlangsung berdampak pada infrastruktur pagar, jadi ada yang perlu diperkuat kembali dan sementara ini kita masih tambal sulam perbaikannya, tidak menyeluruh," tutur Adi.

BACA JUGA: https://www.tarungnews.com/berita-foto/18751/gubernur-dedi-mulyadi-berencana-merubah-gerbang-tol-di-jabar-sesuai-desain-budaya-lokal.html

Adi menyebut, revitalisasi gapura ini sudah masuk dalam rencana APBD Perubahan 2025. Ia menegaskan kembali pentingnya penguatan identitas budaya dalam wajah baru Gedung Sate.

"Kita sudah merencanakan revitalisasi arena muka dan pagar beberapa item di lingkungan Gedung Sate di APBD Perubahan, dan salah satunya pembangunan gapura," katanya.

Adi mengungkapkan jika dana yang dihabiskan untuk revitalisasi pagar dan gapura itu mencapai Rp3,9 miliar. "Pembangunan ini sudah direncanakan di APBD Perubahan dan sudah dianggarkan kurang lebih Rp3,9 miliar untuk renovasi infrastruktur khususnya gapura," jelasnya.

Red,tarungnews.com

 

Bagikan melalui:

Komentar